Perkuat Akses JIS–Ancol, Gubernur Pramono Resmikan Pembangunan JPO Bersama BTN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri acara Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama dan Pembangunan Ekstensi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Taman Impian Jaya Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (25/1).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin, serta Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Napitupulu.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menegaskan, pembangunan JPO merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan konektivitas antarkawasan yang aman, nyaman, dan terintegrasi.

“Sejak awal mengetahui rencana ini, saya langsung ingin menyambungkan kawasan JIS dengan Ancol. Tantangan terbesarnya justru ego sektoral. Padahal, jika dilihat di lapangan, persoalannya tidak terlalu sulit. Alhamdulillah, setelah berdiskusi dengan Ancol, BTN, dan Jakpro, akhirnya rencana ini dapat direalisasikan,” ujarnya.

Gubernur Pramono menambahkan, JPO tersebut secara resmi diberi nama JPO Bersama BTN sebagai simbol kolaborasi dan kebersamaan. JPO sepanjang 466 meter ini diharapkan menjadi ikon baru Jakarta Utara serta memperkuat citra kawasan JIS–Ancol sebagai pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan pariwisata bertaraf internasional.

“Saya meyakini kawasan ini akan menjadi salah satu ikon Jakarta. Ke depan, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga ruang publik yang hidup dengan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, budaya, hingga konser-konser besar,” jelasnya.

Selain meningkatkan konektivitas kawasan, keberadaan JPO ini akan semakin optimal seiring pengembangan sistem transportasi publik di sekitarnya, termasuk pembangunan Kereta Rel Listrik (KRL) yang ditargetkan rampung pada April mendatang.

“Dengan tersambungnya KRL, Transjakarta, serta dukungan area parkir di Ancol, masyarakat akan semakin mudah mengakses JIS maupun Ancol. Hal ini akan sangat mendukung berbagai agenda besar Jakarta, termasuk perayaan 500 tahun Jakarta pada tahun depan,” tambahnya.

Gubernur Pramono berharap pembangunan JPO Bersama BTN dapat selesai pada Mei dan mulai dimanfaatkan masyarakat pada Juni mendatang. Ia juga mendorong agar aktivitas di kawasan JIS dan Ancol semakin diperbanyak, baik untuk kegiatan olahraga, rekreasi, maupun konser berskala internasional.

“Dari sisi transportasi dan aksesibilitas, kawasan ini sudah sangat menjanjikan. Ke depan, JIS dan Ancol harus benar-benar menjadi kawasan yang hidup dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan ekstensi JPO Bersama BTN diharapkan menjadi contoh kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, BUMD, dan BUMN dalam menghadirkan infrastruktur perkotaan yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan masyarakat luas.***(Foto: Ekobisnis.com/Farras Dawi)