Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, didampingi Ibu Menteri PKP Shinta Maruarar Sirait, menghadiri pembukaan Kriya Nusantara Expo 2026. Kegiatan hasil kolaborasi Epic Market dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PKP tersebut digelar di The Telkom Hub, Senin (2/3).
Mengusung tema “Satu Atap Sejuta Manfaat: Rumah Subsidi untuk UMKM Berdikari”, expo ini menjadi wadah promosi produk UMKM sekaligus sarana sosialisasi program perumahan pemerintah, khususnya bagi pelaku UMKM, termasuk UMKM perempuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Menteri Sosial Fatma Saifullah Yusuf, Ibu Menteri Kesehatan sekaligus Ketua Umum DWP Pusat Budi Gunadi Sadikin, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.
Kriya Nusantara Expo 2026 berlangsung selama dua hari, 2–3 Maret 2026, menghadirkan sekitar 50 tenant UMKM di bidang fesyen dan kuliner. Selain bazar, kegiatan ini juga diramaikan dengan talkshow tematik seputar pemberdayaan UMKM dan akses perumahan.
Dalam sambutannya, Shinta Maruarar Sirait menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi UMKM, melainkan bagian dari sosialisasi program pemerintah dalam mendukung target pembangunan tiga juta rumah, khususnya bagi pelaku UMKM perempuan.
“Harapannya, melalui sosialisasi ini para pelaku UMKM bisa memiliki rumah, bukan hanya sekadar impian,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan UMKM perempuan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan usaha, tetapi juga kepastian memiliki hunian layak sebagai fondasi kehidupan keluarga dan produktivitas usaha.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya UMKM memiliki daya saing tinggi agar mampu naik kelas secara berkelanjutan. Berbagai program Kementerian PKP, termasuk program gentengnisasi, dirancang untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasok perumahan nasional.
“UMKM harus naik kelas bukan karena dikasihani, tetapi karena punya kualitas dan daya saing yang tinggi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PKP juga melakukan sosialisasi langsung kepada pengunjung expo — mulai dari pelaku UMKM, pengemudi, petugas keamanan, hingga pegawai swasta — terkait hak dan kewajiban sebagai konsumen rumah subsidi. Ia mengingatkan masyarakat untuk selektif dalam memilih pengembang.
Pemerintah, lanjutnya, tengah menyiapkan skema pembiayaan rumah subsidi dengan tenor hingga 30 tahun agar cicilan lebih terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat. Sebagai bentuk keberpihakan, Maruarar Sirait bersama Shinta Maruarar Sirait menyatakan akan membantu uang muka (DP) rumah subsidi bagi 100 orang yang memenuhi syarat, terdiri atas pelaku dan pekerja UMKM, pengemudi, serta profesi lainnya.
Menteri PKP mengapresiasi penyelenggaraan Kriya Nusantara Expo 2026 dan seluruh UMKM yang berpartisipasi. Ia berharap kegiatan ini memperkuat sinergi antara sektor perumahan dan UMKM, sehingga rumah subsidi benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Kementerian PKP)
