Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Global bersama DEN

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian terhadap dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

“Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia,” ujar Teddy.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa kondisi pasokan energi nasional saat ini masih dalam keadaan aman. Pemerintah, kata Teddy, akan terus berupaya menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional agar tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” ungkap Teddy.

Selain membahas stabilitas energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Salah satu fokus yang disampaikan Presiden adalah percepatan program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

“Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial untuk meningkatkan efisiensi belanja negara,” jelas Teddy.

Lebih lanjut, Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang terus berkembang. Antisipasi dan kesiapan kebijakan dinilai penting agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” pungkas Teddy.***(Foto: Ekobisnis.com/BPMI Setpres/Cahyo)