Presiden Prabowo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto merayakan hari raya Idul Fitri bersama masyarakat korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (21/3/2026). Para warga menyambut hangat kedatangannya di Bumi Muda Sedia. Kepala BNPB menyambut kedatangan Presiden yang saat itu sudah berada di masjid bersama dengan warga. Setibanya di Masjid Darussalam, masyarakat penghuni hunian sementara (huntara) dan warga sekitar melakukan salat id bersama Presiden Prabowo. Kehadiran Presiden di hari raya Idulfitri ini menunjukkan kepedulian besar Presden terhadap masyarakat Aceh, khususnya Aceh Tamiang, yang masih merasakan dampak bencana banjir dan longsor. Pada momen kunjungan tersebut, Presiden menyampaikan ucapan hari raya kepada masyarakat Indonesia.***(Foto: Ekobisnis.com/BPMI Setpres)
Kepala BNPB menyambut kedatangan Presiden yang saat itu sudah berada di masjid bersama dengan warga. Setibanya di Masjid Darussalam, masyarakat penghuni hunian sementara (huntara) dan warga sekitar melakukan salat id bersama Presiden Prabowo. Kehadiran Presiden di hari raya Idulfitri ini menunjukkan kepedulian besar Presden terhadap masyarakat Aceh, khususnya Aceh Tamiang, yang masih merasakan dampak bencana banjir dan longsor.
Kepala BNPB menyambut kedatangan Presiden yang saat itu sudah berada di masjid bersama dengan warga. Setibanya di Masjid Darussalam, masyarakat penghuni hunian sementara (huntara) dan warga sekitar melakukan salat id bersama Presiden Prabowo. Kehadiran Presiden di hari raya Idulfitri ini menunjukkan kepedulian besar Presden terhadap masyarakat Aceh, khususnya Aceh Tamiang, yang masih merasakan dampak bencana banjir dan longsor.
Kepala BNPB menyambut kedatangan Presiden yang saat itu sudah berada di masjid bersama dengan warga. Setibanya di Masjid Darussalam, masyarakat penghuni hunian sementara (huntara) dan warga sekitar melakukan salat id bersama Presiden Prabowo. Kehadiran Presiden di hari raya Idulfitri ini menunjukkan kepedulian besar Presden terhadap masyarakat Aceh, khususnya Aceh Tamiang, yang masih merasakan dampak bencana banjir dan longsor.