Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, menembus level Rp16.877 per USD. Pergerakan ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen pasar domestik dan global yang memengaruhi likuiditas dan arus modal.
Analis menilai pelemahan Rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal, termasuk dinamika suku bunga global, tekanan pada perdagangan internasional, serta pergerakan harga komoditas. Selain itu, sentimen investor terhadap kebijakan moneter dan fiskal domestik turut memberikan tekanan terhadap nilai tukar.
Pelemahan Rupiah kali ini menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat dampaknya terhadap sektor impor, inflasi, dan stabilitas ekonomi secara umum. Para pengamat ekonomi menekankan pentingnya penguatan koordinasi kebijakan untuk meredam volatilitas dan menjaga daya beli masyarakat.
Investor dan pelaku pasar disarankan untuk memantau perkembangan sentimen global, terutama terkait keputusan bank sentral utama, pergerakan pasar modal, dan berita geopolitik yang dapat memengaruhi aliran modal ke Indonesia.***(Foto: Ekobisnis.com/Farras Dawi)
