Wamen Christina Bahas Kendala Visa ABK, Dorong Kerja Sama Penempatan dengan Italia

EKOBISNIS.COM: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima Duta Besar Italia untuk Indonesia, Roberto Colaminè, di Kantor Kementerian P2MI, Rabu (22/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas kendala penerbitan visa bagi awak kapal perikanan (ABK) serta peluang kerja sama penempatan pekerja migran Indonesia di Italia.

Dalam kesempatan itu, Wamen Christina menyampaikan adanya sejumlah keluhan terkait sulitnya proses pengurusan visa bagi ABK perikanan di Kedutaan Italia.

Namun demikian, menurut penjelasan Dubes Roberto, kebijakan nasional Italia saat ini belum membuka sektor perikanan untuk penempatan pekerja migran.

“Penerbitan visa kerja di Italia mengacu pada skema decreto flussi, yaitu kebijakan yang mengatur jenis pekerjaan dan kuota tenaga kerja migran yang dapat masuk dalam periode tertentu. Saat ini, sektor ABK perikanan belum termasuk dalam skema tersebut,” ujar Christina.

Saat ini, penempatan pekerja migran Indonesia di Italia didominasi oleh ABK kapal pesiar (cruise ship) dengan jumlah mencapai 4.882 orang pada tahun 2025.

Meski demikian, Duta Besar Italia menyatakan akan meneruskan aspirasi Pemerintah Indonesia untuk membuka peluang kerja sama di sektor tersebut, termasuk kemungkinan memasukkan sektor perikanan dalam kebijakan di masa mendatang.

Selain itu, Wamen Christina menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama penempatan pekerja migran dengan Italia. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya antara Kementerian P2MI dengan Kementerian Tenaga Kerja serta Kementerian Luar Negeri Italia.

“Kami akan melanjutkan pembahasan ini melalui peran KBRI di Roma agar peluang kerja sama penempatan dapat segera direalisasikan secara konkret dan terstruktur,” pungkas Christina Aryani.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok KemenP2MI)