Kereta LRT Jabodebek melintas dikawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal. Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.***(Foto: Ekobisnis.com/Farras Dawi)
Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal. Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.
Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal. Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.
Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal. Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.
Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal. Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.