Sinar Mas Land melalui Digital Hub mendukung kerja sama strategis antara Purwadhika Digital Technology School dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Commercial Sub-council dalam peluncuran Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program. Inisiatif kolaboratif ini bertujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Tiongkok melalui penguatan kapasitas entrepreneur, pertukaran pengetahuan bisnis, serta pemahaman pasar lintas negara.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Purwa Hartono, CEO & Founder Purwadhika Digital Technology School, dan Jason Xiong Canxin, Director of Department of Trade and Investment Promotion CCPIT Commercial Sub-council, yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026 di Purwadhika Digital Technology School, BSD City. Penandatanganan MoU tersebut menjadi landasan awal implementasi program yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan, memperluas peluang kerja sama internasional, serta memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok.
Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program direncanakan resmi diluncurkan pada minggu kedua Februari 2026, dengan pembukaan intake peserta pada minggu kedua April 2026. Program ini dirancang tidak hanya berfokus pada pembelajaran teoretis, tetapi juga memberikan pendampingan praktis, akses ke jaringan industri, serta peluang kerja sama langsung dengan pabrik di Tiongkok. Peserta akan mendapatkan kesempatan untuk memproduksi merek mereka sendiri dan memasarkan produknya di Indonesia.
Kerja sama ini juga mencerminkan peran Digital Hub sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan institusi pendidikan, pelaku usaha, dan mitra internasional dalam mendukung penguatan kewirausahaan berskala nasional.
CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menyampaikan,
“Digital Hub menyediakan ruang kolaborasi yang mempertemukan institusi pendidikan, pelaku usaha, dan mitra internasional. Kerja sama antara Purwadhika Digital Technology School dan CCPIT Commercial Sub-council ini sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung tenant untuk berkolaborasi secara global dan menciptakan dampak nyata bagi pengembangan bisnis serta talenta Indonesia. Kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam membangun ekosistem entrepreneur Indonesia yang tangguh.”
Ia menambahkan, ke depan Sinar Mas Land melalui Digital Hub akan terus mendukung inisiatif serupa yang mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal, membuka akses ke pasar global, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem bisnis internasional.
Saat ini, banyak pelaku usaha di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses ke pabrik Original Equipment Manufacturer (OEM) terpercaya di Tiongkok, minimnya pemahaman terkait sistem manufaktur dan minimum order quantity (MOQ), hingga kendala pengendalian kualitas, legalitas, serta ketergantungan pada trader atau perantara. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi melalui pendampingan praktis dan akses langsung ke jaringan industri yang kredibel.
Purwa Hartono, CEO & Founder Purwadhika Digital Technology School, menyatakan,
“Melalui Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program, kami ingin memberikan pengalaman nyata bagi entrepreneur Indonesia untuk memahami proses bisnis retail secara end-to-end langsung dari sumbernya. Dukungan Digital Hub sebagai penyedia ekosistem berperan penting dalam terwujudnya kerja sama strategis ini.”
Sementara itu, Jason Xiong Canxin, Director of Department of Trade and Investment Promotion CCPIT Commercial Sub-council, menambahkan,
“Kami melihat potensi besar entrepreneur Indonesia untuk berkembang di pasar global. Melalui kolaborasi dengan Purwadhika Digital Technology School dan dukungan ekosistem Digital Hub, CCPIT berkomitmen membuka akses ke jaringan pabrik dan pemasok terpercaya di Tiongkok serta mendorong terciptanya kerja sama bisnis yang berkelanjutan.”
Sebagai institusi pendidikan yang menjadi bagian dari ekosistem Digital Hub, Purwadhika Digital Technology School memegang peran strategis dalam menjembatani pengembangan talenta dan kewirausahaan dengan peluang kolaborasi lintas negara. Hal ini sejalan dengan fokus Digital Hub dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai penggerak utama ekosistem.
Melalui sinergi lintas sektor, Digital Hub terus menciptakan lingkungan pembelajaran dan kolaborasi yang mendorong pertukaran pengetahuan global, pengembangan inovasi, serta pertumbuhan kewirausahaan berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan, tetapi juga membuka akses bagi talenta dan entrepreneur Indonesia ke ekosistem global, sekaligus mengembangkan BSD City sebagai world-class education hub yang mengintegrasikan institusi pendidikan, industri, dan mitra internasional dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Sinar Mas Land)
