PT Biru Semesta Abadi, pemilik merek Depo Air Minum Biru, bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan Biru Container di SPBU Pertamina sebagai bagian dari pengembangan ekosistem layanan terpadu (one-stop service). Inisiatif ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan primer sekaligus mendukung pengembangan bisnis Non-Fuel Retail (NFR) di jaringan SPBU Pertamina.
Peluncuran perdana dilakukan di SPBU Juanda, Sidoarjo, sebagai pilot project sebelum dikembangkan di kota-kota lain di Indonesia.
Biru Container merupakan gerai air minum dengan standar kualitas setara 831 gerai Air Minum Biru, namun dikemas dalam kontainer inovatif yang adaptif dengan lokasi SPBU. Dalam uji coba operasional, gerai ini mampu melayani hingga 600 galon per hari, memastikan layanan tetap optimal di area dengan mobilitas tinggi.
Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, menyatakan, “Kolaborasi ini hadir untuk melayani masyarakat melalui konsep one-stop service, menciptakan ekosistem layanan terintegrasi antara Biru dan Pertamina.”
Senior Officer Non-Fuel Retail Business Pertamina Patra Niaga, Ariyanti Chandra Dewi, menambahkan, “Diversifikasi layanan merupakan fokus strategi kami untuk meningkatkan daya saing SPBU. Kolaborasi dengan Biru membuka peluang layanan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, sekaligus memperkuat SPBU sebagai pusat layanan terpadu.”
Tahap awal kerja sama menargetkan 20 gerai Biru Container di area SPBU Pertamina secara bertahap. Setelah Surabaya, lokasi berikutnya akan hadir di Jakarta pada Maret 2026, sebelum dikembangkan lebih luas ke kota-kota lain di seluruh Indonesia. Pertamina juga membuka peluang pengembangan di sekitar 6.000 SPBU di seluruh Indonesia sebagai bagian strategi NFR.
Peluncuran ini juga mencatat rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Depo Air Minum Kontainer Pertama. Pengakuan ini menegaskan inovasi format dan model bisnis Biru Container, sekaligus memperkuat pengembangan industri depo air minum isi ulang melalui standar kualitas yang konsisten dan model operasional yang siap dikembangkan secara berkelanjutan.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Biru Semesta Abadi)
