(Dari kiri kekanan) President Director & CEO Indosat, Vikram Sinha, Menteri Komdigi RI, Meutya Hafid dan Wakil Menteri Komdigi RI, Nezar Patria berfoto bersama saat Peluncuran Aplikasi Sahabat AI di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Sahabat-AI telah berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, didukung oleh 4 bahasa daerah (Jawa, Batak, Bali dan Sunda) yang semakin menegaskan perannya sebagai platform AI kolaboratif yang diciptakan oleh Indonesia, untuk Indonesia.***(Foto: Ekobisnis.com/Purwa)
Sahabat-AI telah berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, didukung oleh 4 bahasa daerah (Jawa, Batak, Bali dan Sunda) yang semakin menegaskan perannya sebagai platform AI kolaboratif yang diciptakan oleh Indonesia, untuk Indonesia.
Sahabat-AI telah berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, didukung oleh 4 bahasa daerah (Jawa, Batak, Bali dan Sunda) yang semakin menegaskan perannya sebagai platform AI kolaboratif yang diciptakan oleh Indonesia, untuk Indonesia.
Sahabat-AI telah berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, didukung oleh 4 bahasa daerah (Jawa, Batak, Bali dan Sunda) yang semakin menegaskan perannya sebagai platform AI kolaboratif yang diciptakan oleh Indonesia, untuk Indonesia.
Sahabat-AI telah berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, didukung oleh 4 bahasa daerah (Jawa, Batak, Bali dan Sunda) yang semakin menegaskan perannya sebagai platform AI kolaboratif yang diciptakan oleh Indonesia, untuk Indonesia.