Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja Terperinci atas Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian (SKP) Program Kemenko PMK Bidang Pendidikan dan Kesehatan Tahun Anggaran 2024 hingga Triwulan III Tahun Anggaran 2025. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK), di Ruang Rapat Lantai 8 Kantor Kemenko PMK, Selasa (24/2/2026). Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima LHP Audit Kinerja Terperinci dari Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Menko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PMK juga menyerahkan Laporan Keuangan (unaudited) Tahun 2025 kepada BPK RI sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2025.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Kemenko PMK)
Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima LHP Audit Kinerja Terperinci dari Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Menko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PMK juga menyerahkan Laporan Keuangan (unaudited) Tahun 2025 kepada BPK RI sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2025.
Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima LHP Audit Kinerja Terperinci dari Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Menko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PMK juga menyerahkan Laporan Keuangan (unaudited) Tahun 2025 kepada BPK RI sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2025.
Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima LHP Audit Kinerja Terperinci dari Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Menko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PMK juga menyerahkan Laporan Keuangan (unaudited) Tahun 2025 kepada BPK RI sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2025.