Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Pertahanan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), di Kantor BPK RI, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026).
Entry meeting ini dilaksanakan terhadap entitas pemeriksaan yang berada dalam lingkup tugas dan wewenang Ketua dan Wakil Ketua BPK RI. Kegiatan tersebut menandai dimulainya tahapan awal pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara pada kementerian dan lembaga terkait.
Pada kesempatan itu, Ketua BPK RI menyerahkan Surat Tugas Pemeriksaan kepada para pimpinan kementerian dan lembaga sebagai dasar pelaksanaan pemeriksaan. Surat tugas ini menjadi landasan formal bagi tim pemeriksa BPK RI untuk menjalankan tugasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Entry meeting merupakan bagian penting dari proses pemeriksaan BPK RI, yang bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara dilakukan secara akuntabel, transparan, dan tertib administrasi. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara BPK RI, Kementerian Pertahanan, dan TNI dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional dan bertanggung jawab.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Puspen TNI)
