Menyambut momen mudik yang menjadi tradisi penting bagi keluarga di Indonesia, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan tetap optimal, terutama ban, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh dengan kondisi jalan yang beragam.
Mengabaikan kondisi ban saat menempuh perjalanan ratusan hingga ribuan kilometer dapat meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan. Oleh karena itu, para pemudik tidak hanya perlu fokus pada servis mesin, tetapi juga melakukan pemeriksaan ban meskipun secara kasat mata masih terlihat baik.
Padahal, ban yang tidak terawat dapat memicu kerusakan struktural hingga pecah ban, terutama ketika kendaraan membawa beban penuh, melaju pada kecepatan tinggi, atau melintasi jalan yang rusak.
“Keselamatan para pemudik adalah prioritas utama kami. Melalui pengingat untuk merawat kendaraan, termasuk ban, serta inisiatif Tire Check Service (TCS) di dua titik rest area sepanjang Jalan Tol Cikampek, kami ingin memastikan setiap kendaraan yang melintas memiliki kondisi ban yang prima untuk menghadapi tantangan perjalanan jauh. Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada performa mesin, tetapi juga memberikan perhatian ekstra pada satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal, yaitu ban, demi mewujudkan mudik yang aman hingga sampai di tujuan,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno.
Pentingnya Perawatan Ban Sebelum Mudik
Perawatan ban yang tepat memberikan manfaat penting bagi keselamatan dan kenyamanan perjalanan, di antaranya:
1. Mengurangi Risiko Pecah Ban
Memastikan tekanan angin sesuai serta memeriksa kondisi ban agar tidak aus atau benjol dapat membantu mencegah pecah ban, terutama saat kendaraan membawa beban berat.
2. Menjaga Kendali Kendaraan
Ban yang sehat memberikan traksi optimal saat pengereman mendadak, melakukan manuver menghindar, serta ketika menghadapi jalan basah atau tikungan tajam.
3. Efisiensi Energi
Tekanan angin yang tepat membuat pergerakan roda lebih ringan sehingga konsumsi bahan bakar maupun daya listrik kendaraan menjadi lebih efisien.
4. Kenyamanan Perjalanan
Ban yang terawat dapat mengurangi getaran selama perjalanan panjang. Pengemudi juga disarankan memastikan ban cadangan berada dalam kondisi siap pakai.
Meluruskan Mitos Seputar Ban
Bridgestone Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai sejumlah mitos yang justru dapat membahayakan keselamatan berkendara, antara lain:
1. Mitos Tekanan Angin
Menurunkan tekanan angin saat hujan tidak meningkatkan daya cengkeram ban maupun mengurangi risiko hydroplaning. Sebaliknya, hal ini justru meningkatkan potensi kerusakan ban dan kehilangan traksi.
2. Mitos Beban
Setiap ban memiliki batas indeks beban (load index). Membawa beban melebihi kapasitas dapat menyebabkan panas berlebih pada ban dan meningkatkan risiko pecah ban.
3. Mitos Ban Baru
Ban baru tetap memerlukan pengecekan tekanan angin, balancing, serta kesesuaian pola telapak dengan kondisi jalan yang akan dilalui.
4. Mitos Ban Dalam
Memasang ban dalam pada ban tubeless yang bocor akan menghilangkan fungsi utama teknologi tubeless tersebut.
Komitmen Bridgestone Indonesia untuk Mudik Aman dan Nyaman
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung keselamatan perjalanan mudik, Bridgestone Indonesia melalui salah satu mitra resminya, Paramita Ban, turut berpartisipasi dalam posko Lebaran dengan menyediakan layanan Tire Check Service (TCS) yang berkolaborasi dengan Toyota.
Berikut jadwal dan lokasi kegiatan TCS:
1. Waktu Lokasi Kegiatan 16 – 29 Maret 2026 (14 hari) Rest Area KM 57 – arah Jawa Tengah/Jawa Timur Tire Check
Service kolaborasi dengan Toyota
23 – 29 Maret 2026 (7 hari) Rest Area KM 62 – arah Jakarta Tire Check Service
Melalui tips perawatan ban serta penyediaan layanan TCS ini, Bridgestone Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara sekaligus menyediakan layanan pemeriksaan ban yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya pada periode mudik dengan mobilitas tinggi.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Brigestone)
