Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pendirian kampung haji di Kota Makkah sebagai bentuk kehormatan bagi bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur.
Presiden Prabowo menegaskan, ini merupakan kali pertama dalam sejarah bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan izin kepada bangsa lain untuk memiliki tanah di Kota Suci Makkah. “Indonesia pertama kali mendapat kehormatan, mendapat hak untuk bisa memiliki lahan di Kota Suci di Makkah. Mereka bahkan mengubah undang-undang khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” ujar Presiden.
Kampung haji ini nantinya akan difokuskan untuk memfasilitasi jemaah Indonesia yang melaksanakan haji dan umroh, menyediakan hunian yang layak dan nyaman. Presiden menargetkan pembangunan tahap awal akan menyediakan sekitar seribu kamar dalam beberapa bulan ke depan, dan akan terus dikembangkan hingga rampung dalam tiga tahun ke depan.
Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan haji, termasuk menurunkan biaya haji bagi masyarakat. “Pelayanannya akan terbaik, dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” tegasnya.
Pendirian kampung haji ini menjadi simbol penghormatan internasional sekaligus bukti keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan ibadah terbaik bagi jemaah Indonesia.***(Foto: Ekobisnis.com/BPMI Setpres/Rusman)
