Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam rangka kunjungan kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2). Kunjungan kelima PM Albanese ke Indonesia ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.
PM Albanese tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan 17 pasukan motoris. Rangkaian kendaraan yang membawa Kepala Pemerintahan Australia tersebut juga diiringi sekitar 120 pasukan berkuda sejak kawasan Patung Kuda hingga halaman Istana Merdeka, menambah khidmat prosesi penyambutan kenegaraan.
Setibanya di Istana Merdeka, PM Albanese disambut pasukan jajar kehormatan yang telah berbaris rapi. Prosesi penyambutan turut dimeriahkan oleh penampilan Tari Naikonos Larik dari Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dibawakan oleh 12 penari dan 6 pemusik sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung PM Albanese di sisi barat Istana Merdeka. Keduanya berjabat tangan dan sejenak menyaksikan Tari Naikonos Larik, sebelum bersama-sama menaiki tangga menuju beranda depan Istana Merdeka.
Upacara penyambutan resmi diawali dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Australia, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Upacara berlangsung khidmat sebagai simbol penghormatan antarnegara.
Usai upacara, Presiden Prabowo dan PM Albanese saling memperkenalkan delegasi masing-masing negara. Delegasi Indonesia yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono.
Selanjutnya, Presiden Prabowo dan PM Albanese menuju ruang kredensial untuk melaksanakan sesi foto bersama. Setelah itu, keduanya melakukan pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden Prabowo Subianto guna membahas berbagai isu strategis serta penguatan kerja sama bilateral Indonesia–Australia.
“Sekali lagi terima kasih, Perdana Menteri, atas kehadiran Anda hari ini. Senang bertemu dengan Anda,” ujar Presiden Prabowo dalam pengantar pertemuan tête-à-tête.
Dalam kunjungan kerja ini, Presiden Prabowo dan PM Albanese dijadwalkan menandatangani Perjanjian Keamanan Bersama (Treaty on Common Security) antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia. Penandatanganan perjanjian tersebut menandai babak baru kerja sama keamanan dan pertahanan kedua negara menuju tingkat yang lebih kuat dan strategis.
“Hari ini, dengan penandatanganan ini, kita akan membawa hubungan kedua negara ke titik terkuat yang pernah ada, dan hal ini sangat penting,” ujar PM Albanese dalam pengantar tête-à-tête.
Rangkaian kunjungan kerja PM Albanese diakhiri dengan jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto di beranda Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan kepada PM Albanese beserta delegasi.***(Foto: Ekobisnis.com/BPMI Setpres)
