Universitas Paramadina Kampus Cikarang sukses menyelenggarakan Paramadina Festival Ramadhan (PFR) 2026 yang berlangsung meriah di kawasan AOS District 1 Meikarta, Sabtu (7/3). Digelar pada hari ke-17 bulan suci Ramadan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus ajang menampilkan kreativitas generasi muda melalui balutan nilai-nilai keislaman.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan bahwa festival ini merupakan wujud komitmen kampus dalam memadukan edukasi dengan tradisi religius.
Menurutnya, Paramadina Festival Ramadan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang positif sekaligus memperkuat jati diri kampus yang peduli terhadap pengembangan karakter mahasiswa.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Direktur PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Henri Ridwan Tan, yang mengapresiasi kolaborasi dalam pengembangan potensi generasi muda di wilayah Cikarang.
Sementara itu, Direktur Universitas Paramadina, Dr. Euis Nurhidayati, mengatakan bahwa penyelenggaraan festival di Kampus Cikarang menjadi upaya memperkuat peran universitas tidak hanya sebagai pusat keunggulan akademik, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang inklusif.
“Universitas Paramadina ingin menjadi simpul kolaborasi yang mempertemukan nilai-nilai spiritual, seni, dan kepedulian sosial agar dapat tumbuh bersama,” ujarnya.
Acara yang dipandu oleh duo MC Firman Hadi dan Putri Nabila Amjad ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fitriani dari Program Studi Psikologi dan sari tilawah oleh Nasep dari Program Studi Ilmu Komunikasi.
Sejak pagi, panggung utama telah diramaikan oleh berbagai kompetisi seni Islami tingkat Jabodetabek, seperti lomba nasyid dan fashion show. Sementara itu, lomba kaligrafi diselenggarakan secara paralel.
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Talkshow Ramadan Inspiratif yang menghadirkan penyanyi religi Sulis, yang dikenal melalui karya fenomenalnya Cinta Rasul. Dalam sesi tersebut, Sulis berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya di dunia musik religi serta pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan di tengah perkembangan zaman.
Memasuki sore hari, suasana acara berubah menjadi lebih khidmat saat sesi santunan anak yatim dimulai. Universitas Paramadina menggandeng empat yayasan, yakni Panti Al-Muhajirin, Al Muttaqin, Darul Falah, dan Al-Hidayah. Santunan diserahkan secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kesuksesan kegiatan ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis, di antaranya Hankook, Wardah, Planet Sport, Meikarta, serta Lippo Cikarang Cosmopolis yang turut berkontribusi dalam mendukung kreativitas generasi muda.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama di area District 1 Meikarta. Ketua Panitia Anissa Cahyani Oktavia menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui Paramadina Festival Ramadan 2026, Universitas Paramadina berharap dapat terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjadi inspirasi dalam menebar keberkahan di bulan suci Ramadan.***(Foto: Ekobisnis.com/Dok Unversitas Paramadina)
